Keramba Jaring Apung


Masalah

Pendapatan masyarakat yang tidak menentu dengan hanya sekitar 27% masyarakat yang memiliki asset berupa keramba dan sawah (Kemiskinan).

Inovasi

Pengembanga sub program keramba jarring apung sebanyak 2 unit di RT 17 dan RT 18 dengan pembuatan unit instalasi kermaba jarring memanfaatkan aliran sungai musi bantuan bibit ikan & Ikan Baung.

Dampak

Masyakarakt memiliki mata pencaharian baru sekaligus bersinergi dengan sub program lain di SESERA.

Keramba Jaring Apung Merupakan sebuah inovasi dengan memanfaatkan aliran sungai musi untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat RT 17 & 18 pulau kemaro.

Image 1
Image 2
Image 3